MUARA ENIM (SUMATERA SELATAN), KOMPASPOS.COM - Maria Novita Britis de Araujo (12) nampak bersemangat mengikuti gerak jalan memperingati har...
MUARA ENIM (SUMATERA SELATAN), KOMPASPOS.COM - Maria Novita Britis de Araujo (12) nampak bersemangat mengikuti gerak jalan memperingati hari ulang tahun Pramuka ke-64 tahun 2025 di Kabupaten Muara Enim. Dengan gerak langkah pasti dan tegap, siswi kelas VI SD Panditanesia Cipta Futura (Cifu), Desa Ujan Mas Lama, Kecamatan Ujan Mas yang merupakan keturunan ekspengungsi Timor Timur ini turut ambil bagian bersama 104 regu siswa SD (siaga), SMP (penggalang), SMA (penegak) sederajat se-Kecamatan Muara Enim dan sekitarnya dalam gerak jalan yang dilepas oleh Bupati Muara Enim, H. Edison, S.H., M.Hum., bersama Ketua TP. PKK Kabupaten Muara Enim, Hj. Heni Pertiwi Edison, S.Pd., di halaman Kantor Bupati Muara Enim, Selasa (12/08/25).
Dalam gerak jalan yang juga disaksikan langsung Wakil Bupati Muara Enim, Ir, Hj, Sumarni, M.Si, keberadaan Maria anak dari pasangan Simon dos Santos dan Selena Britis de Araujo sebagai warga Kabupaten Muara Enim keturunan Timor Timur ini tidaklah sendiri. Ada banyak keluarga keturunan Timor Timur di Bumi Serasan Sekundang, terutama terkonsentasi di Desa Ujan Mas Lama dan Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas. Sejak Provinsi Timor Timur memisahkan diri menjadi negara Timor Leste setelah jajak pendapat yang disertai konflik pada 1999, banyak warga prointegrasi Indonesia yang memilih tetap menjadi Bangsa Indonesia mengungsi keluar dari Timor Leste dan kemudian ditempatkan pemerintah dalam program transmigrasi ke beberapa daerah di tanah air, salah satunya di Kabupaten Muara Enim.
Tentunya Maria dan saudara-saudara kita keturunan ekspengungsi Timor Timur yang mayoritas beragama Katolik ini menambah warna keberagaman Kabupaten Muara Enim dalam bingkai semangat persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Dalam kesempatan berbeda bersama para warga keturunan Tionghoa, Bupati sempat menyampaikan bahwa Kabupaten Muara Enim adalah rumah bagi masyarakat dari berbagai latar belakang suku, budaya maupun agama dan keberagaman yang terjaga dalam bingkai persatuan ini harus dirayakan menjadi identitas dan kebanggan Bumi Serasan Sekundang.
Penulis : Nopi

COMMENTS