Tampak, papan informasi kegiatan yang keliru, terkait sumber anggaran dan waktu pelaksanaan, patut diduga mulai dari papan informasi hingga ...
![]() |
| Tampak, papan informasi kegiatan yang keliru, terkait sumber anggaran dan waktu pelaksanaan, patut diduga mulai dari papan informasi hingga kegiatan dikerjakan asal jadi. |
KAMPAR (RIAU), KOMPASPOS.COM -Kepala desa Pongkai kecamatan Koto Kampar Hulu kabupaten Kampar diduga Mark Up anggaran beberapa item kegiatan pada tahun anggaran (T.A) 2023 dan tahun 2024.
Menurut sumber yang layak dipercaya, beberapa item yang diduga anggarannya di Mark Up oleh kepala desa Pongkai, diantaranya, kegiatan ketahanan pangan tahun anggaran 2023, kegiatan peningkatan badan jalan usaha tani tahun anggaran 2023, dan kegiatan ketahanan pangan tahun anggaran 2024.
Pada kegiatan ketahanan pangan dalam hal pengadaan ayam tahun anggaran 2023, menurut sumber yang enggan namanya dipublikasikan, untuk harga ayam per ekornya mencapai Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah), namun bobot ayam hanya berkisar 500 gram (5 Ons).
![]() |
| Tampak, Ayam dari kegiatan Ketahanan pangan anggaran dana desa T.A 2023 yang terlihat mungil |
Selanjutnya, pada kegiatan peningkatan badan jalan usaha tani Tahun Anggaran 2023, kegiatan yang menelan anggaran Dana Desa sebesar Rp 184 juta diduga juga di Mark Up dan dikerjakan asal jadi. Hal ini juga diperkuat dengan papan informasi yang terkesan membingungkan masyarakat, yang mana dalam papan informasi, kegiatan bersumber dari Dana Desa Tahun Anggaran 2023, namun anehnya waktu pelaksanaan pekerjaan sampai akhir tahun 2022. Patut diduga kuat, mulai dari papan informasi hingga pelaksanaan kegiatan dikerjakan asal jadi.
Kemudian, pada kegiatan ketahanan pangan yang bersumber dari anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2024, pemerintah desa Pongkai disebut menganggarkan kegiatan pengadaan bibit Cabai, Terong dan Tomat dengan total anggaran mencapai hampir 200 Juta Rupiah.
![]() |
| Tampak, bibit program ketahanan pangan yang disebut-sebut menelan anggaran desa T.A 2024 mencapai hampir 200 juta rupiah |
Kepala Desa Pongkai, Supratman saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin, (17/3/25), terkait beberapa item kegiatan yang bersumber dari Dana Desa yang diduga di Mark Up enggan memberikan jawaban, alias lebih memilih bungkam.
Terpisah, salah seorang sumber yang enggan dipublikasikan namanya, kepada awak media ini, Selasa, (18/3/24), mengatakan, bahwa menurut informasi yang layak dipercaya, Kepala Desa tidak akan menjawab konfirmasi terkait kegiatan yang bersumber dari anggaran negara di desanya.
"Tidak akan dibalas konfirmasi oleh kepala desa, karena menurut informasi yang saya terima, Kepala Desa Pongkai sudah berpesan kepada perangkat desanya agar menganggap angin lalu saja terkait konfirmasi wartawan maupun LSM," pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Pongkai, Supratman belum memberikan tanggapan. Terkait dugaan Mark Up Anggaran Dana Desa ini, Inspektorat Kabupaten diharapkan untuk melakukan pemeriksaan khusus terkait pelaksanaan seluruh kegiatan yang bersumber dari anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2023 dan 2024 Pemerintah desa Pongkai kecamatan Koto Kampar Hulu.
Penulis : Canggih



COMMENTS