Kabar Gembira, Petani di Lotim Akan Dapat Tambahan Pupuk Subsidi 2 Kali Lipat

LOMBOK TIMUR (NUSA TENGGARA BARAT), KOMPASPOS.COM -  Petani di Lombok Timur (Lotim) saat ini mendapat angin segar dari Pemerintah Daerah (Pe...

LOMBOK TIMUR (NUSA TENGGARA BARAT), KOMPASPOS.COM - Petani di Lombok Timur (Lotim) saat ini mendapat angin segar dari Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, dikarenakan pada tahun 2024 ini, Pemda mendapatkan tambahan kouta pupuk subsidi yang cukup banyak.

Tambahan pupuk subsidi yang diterima Lotim dua kali lipat dari jumlah kuota pupuk subsidi yang diterima tahun 2023 lalu.

Dimana, tahun 2023 lalu kuota pupuk subsidi Lotim untuk urea sebesar 17.648 ton, NPK 12.700 ton dan NPK Formula khusus 7 ton. 

Tahun ini bertambah menjadi urea 30.137 ton, NPK 27.224 ton dan NPK formula khusus 51 ton. Selain Urea dan NPK Lotim juga mendapatkan kouta pupuk organik sejumlah 4.680 ton. 

"Insya Allah musim tanam ini sudah mulai didistribusikan, sehingga petani bisa memanfaatkanya," ucap Kepala Dinas Pertanian Sahri, Senin, (20/5/2024).

Sahri menjamin dengan meningkatnya kouta pupuk subsidi ini tidak ada lagi kelangkaan atau harga tinggi yang selalu dikeluhkan petani setiap memasuki musim tanam. Karena dengan tambahan ini, kebutuhan pupuk petani sudah tercukupi. 

"Tidak ada isitilah pupuk langka sekarang, karena itu tugas kita semua untuk mengawasi pendistribusian pupuk ini,  dari PI ke distributor, distributor ke pengencer dan pengecer ke petani sehingga tidak ada markup harga," tegas Sahri.

Meskipun mendapatkan tambahan kuota pupuk subsidi, petani tetap pesimis terkait persoalan harga, karena pupuk tersebut tetap ditebus jauh lebih tinggi dari HET. Padahal setiap petani sudah mendapatkan jatah pupuk sesuai dengan yang tercantum pada RDKK.

"HET Urea Rp2.250 perkilogram, dimusim tanam padi kita tebus dipengecer dengan harga Rp4000-5000 perkilogram, kalo sekarang dimusim tanam kedua ini harga lebih mahal lagi mencapai Rp6000 perkilogram tiga kali lipat dari harga HET. Ini mungkin karena masuk musim tanam tembakau juga," ungkap Ruhaili petani asal desa Kabar Kecamatan Sakra Lotim.

Pria yang akrab disapa Ruhel itu berharap, pemerintah memperketat pengawasan terhadap distribusi pupuk ke petani. Selain itu menindak dan mencabut izin pengecer yang menjual harga pupuk subsidi di atas HET. 

"Ini tidak ada pengawasan serius dari pemerintah, padahal nyata-nyata pengecer menjual dengan harga jauh di atas HET," pungkasnya.

Penulis : Ril

COMMENTS





Nama

ACEH,2,ACEH BARAT (ACEH),1,ACEH BARAT DAYA (ACEH),1,ACEH BESAR (ACEH),4,ACEH SINGKIL (ACEH),2,ACEH TENGAH (ACEH),17,ACEH TENGGARA (ACEH),1,ACEH TIMUR (ACEH),46,ACEH UTARA (ACEH),35,ADVERTORIAL,109,ARTIKEL,13,ASAHAN (SUMATERA UTARA),1,BALI,7,BANDA ACEH,6,BANDA ACEH (ACEH),1,BANDAR LAMPUNG (LAMPUNG),14,BANDUNG (JAWA BARAT),1,BANGGAI (SULAWESI TENGAH),15,BANTUL (YOGYAKARTA),4,BANYUASIN (SUMATERA SELATAN),2,BATAM (KEPULAUAN RIAU),8,BATUBARA (SUMATERA UTARA),19,BEKASI (JAWA BARAT),1,BENER MERIAH (ACEH),28,BENGKALIS (RIAU),25,BENGKULU TENGAH (BENGKULU),2,BERAU (KALIMANTAN TIMUR),4,BERITA DUKA,1,BIMA (NUSA TENGGARA BARAT),6,BINTAN (KEPULAUAN RIAU),1,BIREUEN (ACEH),1,BITUNG (SULAWESI UTARA),32,BOGOR (JAWA BARAT),5,BOYOLALI (JAWA TENGAH),1,CILEGON (BANTEN),1,DELI SERDANG (SUMATERA UTARA),5,DENPASAR (BALI),2,DOMPU (NUSA TENGGARA BARAT),10,DPRD Kampar,9,DPRD SIAK,2,DUMAI (RIAU),9,EKONOMI,7,EMPAT LAWANG (SUMATERA SELATAN),1,GALERI FOTO,9,GALERI FOTO (DPRD KAMPAR),1,GAYO LUES (ACEH),4,GORONTALO UTARA (SULAWESI UTARA),1,GUNUNGSITOLI (SUMATERA UTARA),1,HUKRIM,1396,HUKUM,342,INDRAGIRI HILIR (RIAU),1,INDRAGIRI HULU (RIAU),55,INFOTORIAL,513,INTERNASIONAL,1,JAKARTA,129,JAYAPURA (PAPUA),18,KAMPAR,558,KAMPAR (RIAU),2024,KARANGANYAR (JAWA TENGAH),1,KARO (SUMATERA UTARA),1,KEEROM (PAPUA),5,KEPULAUAN MERANTI (RIAU),3,KEPULAUAN YAPEN (PAPUA),3,KERINCI (JAMBI),9,KESEHATAN,1,KISARAN (SUMATERA UTARA),2,KUANSING (RIAU),7,KULINER,2,KUPANG (NUSA TENGGARA TIMUR),1,LABUAN BAJO (NUSA TENGGARA TIMUR),1,LABUHANBATU (SUMATERA UTARA),384,LABUHANBATU SELATAN (SUMATERA UTARA),16,LABUHANBATU UTARA (SUMATERA UTARA),61,LAHAT (SUMATERA SELATAN),11,LAMPUNG BARAT (LAMPUNG),3,LAMPUNG TENGAH (LAMPUNG),1,LAMPUNG UTARA (LAMPUNG),102,LANGSA (ACEH),1,LHOKSEUMAWE (ACEH),11,LHOKSUKON (ACEH),3,LOMBOK BARAT (NUSA TENGGARA BARAT),40,LOMBOK TENGAH (NUSA TENGGARA BARAT),78,LOMBOK TIMUR (NUSA TENGGARA BARAT),607,LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT,502,LOMBOK UTARA (NUSA TENGGARA BARAT),4,LUBUKLINGGAU (SUMATERA SELATAN),2,MAKASAR (SULAWESI SELATAN),1,MANGGARAI (NUSA TENGGARA TIMUR),1,MANGGARAI BARAT (NUSA TENGGARA TIMUR),1,MANGGARAI TIMUR (NUSA TENGGARA TIMUR),13,MATARAM (NUSA TENGGARA BARAT),87,MEDAN (SUMATERA UTARA),22,MERANGIN (JAMBI),3,METRO (LAMPUNG),2,MUARA ENIM (SUMATERA SELATAN),928,MUSI BANYUASIN (SUMATERA SELATAN),1042,MUSI RAWAS (SUMATERA SELATAN),1,MUSI RAWAS UTARA (SUMATERA SELATAN),1,MUSIRAWAS UTARA (SUMATERA SELATAN),1,NAGAN RAYA (ACEH),2,NASIONAL,49,NIAS (SUMATERA UTARA),10,NIAS SELATAN (SUMATERA UTARA),2,NIAS UTARA (SUMATERA UTARA),1,OGAN ILIR (SUMATERA SELATAN),1,OGAN KOMERING ULU (SUMATERA SELATAN),1,OKU SELATAN (SUMATERA SELATAN),6,OLAHRAGA,10,OPINI,12,PADANG (SUMATERA BARAT),2,PADANGSIDIMPUAN (SUMATERA UTARA),2,PALEMBANG (SUMATERA SELATAN),61,PALI (SUMATERA SELATAN),1,PANDEGLANG (BANTEN),2,PAPUA,1,PARIAMAN (SUMATERA BARAT),1,PEKANBARU (RIAU),336,PELALAWAN (RIAU),388,PEMATANG SIANTAR (SUMATERA UTARA),179,PESAWARAN (LAMPUNG),3,PESISIR BARAT (LAMPUNG),30,PIDIE (ACEH),1,POLITIK,2,PULAU TALIABU (MALUKU UTARA),35,PURWAKARTA (JAWA BARAT),3,ROKAN HILIR (RIAU),1380,ROKAN HULU (RIAU),401,SAMOSIR (SUMATERA UTARA),4,SEMARANG (JAWA TENGAH),1,SEOUL (KOREA SELATAN),1,SERANG (BANTEN),3,SIAK (RIAU),782,SIANTAR (SUMATERA UTARA),12,SIMALUNGUN (SUMATERA UTARA),628,SLEMAN (YOGYAKARTA),1,SOLO (JAWA TENGAH),1,SRAGEN (JAWA TENGAH),1,SUBUSSALAM (ACEH),3,SUKABUMI (JAWA BARAT),1,SUMBAWA (NUSA TENGGARA BARAT),42,SURABAYA (JAWA TIMUR),1,SURAKARTA (JAWA TENGAH),1,TANGERANG (BANTEN),3,TANGGAMUS (LAMPUNG),18,TANJUNG BALAI ASAHAN (SUMATERA UTARA),79,TANJUNG PINANG (KEPULAUAN RIAU),1,TANJUNGBALAI (SUMATERA UTARA),5,TAPANULI SELATAN (SUMATERA UTARA),2,TAPANULI UTARA (SUMATERA UTARA),2,TEBING TINGGI (SUMATERA UTARA),1,TERNATE (MALUKU UTARA),1,TOBA (SUMATERA UTARA),3,TULANG BAWANG (LAMPUNG),11,WAINGAPU (NUSA TENGGARA TIMUR),1,WAY KANAN (LAMPUNG),358,YOGYAKARTA,3,
ltr
item
kompaspos: Kabar Gembira, Petani di Lotim Akan Dapat Tambahan Pupuk Subsidi 2 Kali Lipat
Kabar Gembira, Petani di Lotim Akan Dapat Tambahan Pupuk Subsidi 2 Kali Lipat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicMXK3xgPvZeJuqykoGtVq8c1jgJcDx6BZNlBAnefHjfCnpyzU_fjBDgGnmyfp4VWk1ZTcyfR8QmegGdVdM2bJrfgZxoNP8FXJnvIw50IVgwEY4nZQTbeXCn_p51jRzTChWX8rj6pvQB23hAWfU4A0y-5eq58Zw2JYmwBvZXF8ZszxFq1fsA8nfkk0EI8W/s320/IMG-20240520-WA0044.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEicMXK3xgPvZeJuqykoGtVq8c1jgJcDx6BZNlBAnefHjfCnpyzU_fjBDgGnmyfp4VWk1ZTcyfR8QmegGdVdM2bJrfgZxoNP8FXJnvIw50IVgwEY4nZQTbeXCn_p51jRzTChWX8rj6pvQB23hAWfU4A0y-5eq58Zw2JYmwBvZXF8ZszxFq1fsA8nfkk0EI8W/s72-c/IMG-20240520-WA0044.jpg
kompaspos
https://www.kompaspos.com/2024/05/kabar-gembira-petani-di-lotim-akan.html
https://www.kompaspos.com/
https://www.kompaspos.com/
https://www.kompaspos.com/2024/05/kabar-gembira-petani-di-lotim-akan.html
true
4853056688610248325
UTF-8
Loaded All Posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy