Ilustrasi LOMBOK TIMUR (NUSA TENGGARA BARAT), KOMPASPOS.COM - Oknum honorer Unit Pelaksana Teknis Penyuluhan Pertanian (UPTPP) Kecamatan S...
![]() |
| Ilustrasi |
LOMBOK TIMUR (NUSA TENGGARA BARAT), KOMPASPOS.COM - Oknum honorer Unit Pelaksana Teknis Penyuluhan Pertanian (UPTPP) Kecamatan Sakra Timur diduga tipu warga Sakra Timur hingga ratusan juta rupiah dengan modus usaha kredit barang elektronik.
Oknum tersebut diduga masih berstatus honorer di UPTPP Pertanian Kecamatan Sakra timur.
Janji keuntungan puluhan juta melalui pemesanan barang elektronik bersifat kredit pihak pembeli diminta uang DP terlebih dahulu untuk modal namun sampai bulan Desember ini barang tersebut tidak kunjung datang ke pembeli (Pemesan) dan modalpun tidak ada kembali.
"Ya, ada oknum honorer yang bertugas di UPT Pertanian Kecamatan Sakra Timur inisial DW yang sudah menipu kami," ujar salah satu korban yang tidak mau disebut namanya kepada awak media Kompaspos.com, Senin, (19/12/22).
Dijelaskan dia DW sebagai reseller kredit barang elektronik awalnyamengajak dirinya berusaha untuk menanam modal di tempat DW bekerja sebagai reseller kredit barang elektronik.
"Setelah itu saya mengajak beberapa teman saya untuk menanam modal ke DW selanjutnya setelah semua rampung teman-teman saya sanggup, dan kemudian DW meminta uang nya ditransfer melalui rekening DW langsung. Setelah ditransfer pertama DW meminta Transfer lagi kereningnya, saya transfer lagi, lebih singkatnya lagi sudah puluhan kali saya transfer ke DW, saya mempertanyakan dimana barang tersebut malah DW terdiam tidak komunikasi lagi," jelas dia.
Ketika kami menanyakan keuntungan dan modal tersebut, kata dia, DW hanya janji saja sampai sekarang. Dia mengaku merasa dirugikan dan ditipu, dan mengancam akan melaporkan oknum DW yang saat ini masih aktif bekerja sebagai honorer di UPT dinas pertanian kecamatan Sakra Timur.
Masih kata dia, uang untuk menanam modal kredit barang elektronik ini tidak sedikit nilai nya sudah mencapai Lima Ratus Juta (500 ) rupiah namun oknum DW tidak ada itikad baiknya sampai saat ini.
"Bukti penerimaan transfer dan kwitansinya sudah lengkap, bahwa DW yang menerima dana tersebut. Untuk itu, saya meminta juga kepada pihak Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur agar memberhentikan oknum DW yang masih bekerja di UPTPP dinas pertanian Kecamatan Sakra Timur dan agar memfasilitasi kami bertemu untuk menyelesaikan permasalahan ini dan juga agar dikembalikannya uang sudah kami berikan ke DW," pinta dia.
Sementara itu, DW tidak berkenan di konfirmasi melalui via seluler. "Kalau mau konfirmasi datang ke rumah saja," ujar DW singkat.
Penulis : Ril

COMMENTS