ROKAN HULU (RIAU), KOMPASPOS.COM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau evakuasi ular piton di desa Rambah Jaya, kecamatan Bangun...
ROKAN HULU (RIAU), KOMPASPOS.COM - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau evakuasi ular piton di desa Rambah Jaya, kecamatan Bangun Purba kabupaten Rokan Hulu, Kamis, (16/12/2021).
Turut hadir dalam evakuasi itu, diantaranya, Bhabinkamtibmas, Brigadir Juniko, Sekdes Rambah Jaya, Agus Sampurno, Ketua BPD Rambah Jaya, Jiman, kadus 1, Tubagus, Ketua RW/RT, dan masyarakat RW 01.
Bhabinkamtibmas Juniko mengatakan ular piton peliharaan Hutasuwit ini sudah pernah lepas sebelumnya, namun dengan bantuan warga RW 01 ular piton kurang lebih sepanjang 9 meter ini bisa ditangkap lagi dan dikembalikan ke kandangnya.
"Namun masyarakat di sekitarnya resah dan takut apabila ular piton ini lepas lagi, maka dari itu kita pihak kepolisian, pihak desa dan pihak pemilik ular piton ini telah membuat kesepakatan, bahwa ularnya akan kita serahkan ke pihak BKSDA provinsi," ujar dia.
Sekdes Rambah Jaya, Agus Sampurno, mengatakan bahwa pihak desa telah menerima laporan dari warga RW 01, yang mana laporannya meminta pihak desa untuk turun tangan mengenai ular piton yg di pelihara Hutasuwit ini.
"Warga RW 01 sangat resah tentang adanya ular peliharaan Hutasuwit ini, makanya warga meminta ular piton yang sangat besar ini harus diserahkan kepada BKSDA," ujar Agus.
Lanjut Agus, beberapa hari yang lalu, pihak desa, kepolisian, dan juga warga yang punya ular sudah membuat kesepakatan menyerahkan ular piton ini kepada pihak yang berwajib.
"Bahkan warga RW 01 sangat senang dengan kedatangan dari BKSDA untuk mengambil ular piton yang besar ini, mereka lega karna tidak takut lagi dan bisa tidur nyenyak," kata Agus.
Sementara itu, Ketua RW 01, Rusdi mengaku, semenjak ular piton peliharaan Hutasuwit lepas beberapa hari yang lalu membuat warga di lingkungannya resah dan ketakutan,
"Malam hari ini juga harus di evakuasi ular piton ini, saya dan warga sudah sepakat, BKSDA dari Provinsi juga sudah datang, nunggu apa lagi,
Ular piton ini harus dibawa juga, supaya warga kami tidak resah lagi," pungkas Rusdi.
Penulis : Bejo
COMMENTS