SIMALUNGUN (SUMATERA UTARA), KOMPASPOS.COM - Pembangunan ruang kelas di SD 095141 Asr. Korem Siopat Suhu, yang berada di Nagori Dolok Marla...
SIMALUNGUN (SUMATERA UTARA), KOMPASPOS.COM - Pembangunan ruang kelas di SD 095141 Asr. Korem Siopat Suhu, yang berada di Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun menggunakan material bekas dan masyarakat khawatir kelak bangunan ini akan memakan korban.
Pantauan awak media minggu lalu, terlihat pembangunan bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021 itu menggunakan kayu bekas dan ironisnya kayu yang digunakan terlihat sudah lapuk.
Menurut pekerja, kontraktor proyek tersebut bermarga Sitanggang dan terkait kayu yang sudah lapuk tersebut pekerja yang berasal dari Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun ini menyebutkan akan menggantinya dengan yang baru. "Kayu yang lapuk nanti diganti. Itukan masih belum selesai," ujar pria yang sering dipanggil No itu.
Sayangnya, hingga pada tahap pemasangan atap seng rampung, kayu yang lapuk hanya dipotong pada bagian yang keropos dan disambung dengan kayu baru. Dan masih juga terlihat masih ada bagian kayu yang mulai lapuk.
Menurut K Simarmata, salah seorang warga setempat mengatakan keadaan ini membuat masyarakat khawatir. Sekolah Dasar ini merupakan sekolah satu-satunya yang ada di daerah tersebut. Selain itu, bila material bekas yang digunakan dikhawatirkan kelak akan ada murid yang menjadi korban.
"Yang kami takuti itu, kalau angin kencang, karena pas di belakang sekolah ini persawahan. Kalau hujan angin yang kami takutkan, sempat lah terbang seng itu, pas ada murid belajar. Apa gak anak-anak itu yang jadi korban. Sementara anggaran proyek sekolah ini besar kali," kata K Simarmata penduduk setempat.
Karena minimnya informasi terkait pagu anggaran pembangunan ruang belajar dan ruang guru itu, awak media pun menyelusuri besar anggaran melalui LPSE Kabupaten Simalungun.
Dari pencarian tersebut diketahui bahwa proyek pembangunan tersebut menelan dana sebesar Rp 442.635.000,- dengan penenang berkontrak CV. Pasada alamat Jalan Karya, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.
Terpisah, Elfiani Sitepu, Kadis Pendidikan Kabupaten Simalungun yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (01/11/2021) enggan memberikan tanggapan terkait hal ini.
Patut diduga, hal ini membuktikan bahwa kurang pedulinya Kadis pendidikan dengan keselamatan para murid di kemudian hari.
Penulis : Zico
COMMENTS