Terkait Kasus Korupsi Bupati Labura, KPK Periksa 11 Saksi di Mapolres Asahan

LABUHANBATU UTARA (SUMATERA UTARA), KOMPASPOS.COM -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memeriksa 11 orang saksi terkait Kasus Korupsi...

LABUHANBATU UTARA (SUMATERA UTARA), KOMPASPOS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memeriksa 11 orang saksi terkait Kasus Korupsi Bupati Labura, Kharuddin Syah Sitorus (KSS) selama kurun waktu dua hari.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Labura Kharuddin Syah Sitorus ditetapkan sebagai tersangka kasus pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018.

Usai dihadirkan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Selasa (10/11/2020), KSS langsung dijebloskan ke sel tahanan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat.

Selain Kharuddin Syah, penyidik KPK juga menetapkan Puji Suhartono (PJH) selaku pihak swasta dan pernah menjabat Wakil Bendahara Umum PPP tahun 2016-2019 sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menjelaskan jejak kasus yang menjerat Kharuddin dan Puji Suhartono.

Komisioner KPK asal Medan ini mengungkapkan, pada 10 April 2017, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara mengajukan DAK tahun Anggaran 2018 melalui Program e-Planning dengan total permohonan sebesar Rp 504.734.540.000.

Kemudian, Kharuddin Syah menugaskan Agusman Sinaga selaku Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Pemkab Labuhanbatu Utara untuk menemui Yaya Purnomo dan Rifa Surya di Jakarta guna membahas potensi anggaran pada Kabupaten Labuhanbatu Utara dan meminta bantuan untuk pengurusannya.

"Atas permintaan tersebut, Yaya Purnomo dan Rifa Surya bersedia untuk membantu serta menyampaikan adanya fee yang harus disediakan sebesar 2 persen dari dana yang diterima," kata Lili saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Lili mengatakan, sekira bulan Mei 2017, Yaya Purnomo dan Rifa Surya bertemu dengan Agusman Sinaga di salah satu hotel di Jakarta, untuk menanyakan perkembangan dari pengajuan DAK Tahun Anggaran 2018 serta potensi DAK yang dapat diperoleh.

Selanjutnya, bulan Juli 2017 bertempat di sebuah hotel di Jakarta, Yaya Purnomo dan Rifa Surya melakukan pertemuan dengan Agusman Sinaga dan memberitahukan pagu indikatif DAK Labuhanbatu Utara sebesar Rp 75.200.000.000.

Kemudian bulan Agustus 2017, setelah adanya kepastian perolehan DAK Tahun Anggaran 2018 Kabupaten Labura, Yaya Purnomo dan Rifa Surya melakukan pertemuan dengan Agusman Sinaga di sebuah hotel di Cikini.

Dalam pertemuan tersebut, Yaya Purnomo dan Rifa Surya diduga menerima uang dari Kharuddin Syah melalui Agusman Sinaga sebesar 80.000 dolar Singapura.

"Setelah Kementerian Keuangan RI mengumumkan Kota Labuhanbatu Utara memperoleh Anggaran DAK Tahun Anggaran 2018, KSS melalui Agusman Sinaga kembali memberikan uang sebesar 120.000 dolar Singapura kepada Yaya Purnomo dan Rifa Surya," ucap Lili.

Kemudian, sekira bulan Januari 2018, Rifa Surya memberitahukan bahwa anggaran DAK Tahun Anggaran 2018 untuk Pembangunan RSUD Aek Kanopan sebesar Rp 30.000.000.000 belum dapat diinput dalam sistem Kementerian Keuangan sehingga tidak dapat dicairkan.

Atas informasi tersebut, ujar Lili, kemudian Yaya Purnomo menghubungi Agusman Sinaga untuk memberitahukan permasalahan itu serta meminta agar Agusman Sinaga menyelesaikannya dengan kembali memberikan fee sebesar Rp 400.000.000.

Plt. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan, ada 11 saksi yang diperiksa terkait kasus tindak pidana korupsi pengurusan dana alokasi khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018, yang menjerat Bupati Labuhanbatu Utara Khairuddin Syah alias Buyung.

Berikut nama sejumlah saksi yang diperiksa oleh KPK : 
1. Habibuddin Siregar selalu Sekretaris Daerah Labuhanbatu Utara
2. Sofyan, ST selaku Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Labura
3. Heri Wahyudi Marpaung selaku Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Labura
4. M. Ikhsan PNS Pemprov Sumut (mantan Kabag Umum dan Perlengkapan Pemkab Labura)
5. Lahiri Amri Ghoniu Hasibuan PNS Pemko Medan (mantan PNS Pemkab Labuhanbatu Utara)
6. Dedi Iskandar, SE Anggota DPRD Provinsi Sumut
7. Ferdiansyah Hasibuan Karyawan swasta
8. Chairul Saleh Staf Ahli
9. Franky Liwijaya, SH (Swasta/ Kontraktor)
10. Zulfikar (Wiraswasta)
11. Edy Haflan (Wiraswasta)

Pelaksana Tugas Juru bicara KPK, Ali Fikri membenarkan terkait pemeriksaan tersebut. Diungkapkannya, pemeriksaan yang dilakukan guna meminta keterangan dari para saksi.

"Pemeriksaan dilakukan di Aula Wira Satya Polres Asahan. Hari Rabu (11/11/2020), diperiksa 5 orang saksi, kemudian Kamis (12/11/2020) diperiksa 6 orang saksi," terangnya.

Penulis : Ivan Haris

COMMENTS






Nama

ACEH,2,ACEH BARAT (ACEH),1,ACEH BARAT DAYA (ACEH),1,ACEH BESAR (ACEH),4,ACEH SINGKIL (ACEH),2,ACEH TENGAH (ACEH),17,ACEH TENGGARA (ACEH),1,ACEH TIMUR (ACEH),46,ACEH UTARA (ACEH),35,ADVERTORIAL,109,ARTIKEL,13,ASAHAN (SUMATERA UTARA),1,BALI,7,BANDA ACEH,6,BANDA ACEH (ACEH),1,BANDAR LAMPUNG (LAMPUNG),14,BANDUNG (JAWA BARAT),1,BANGGAI (SULAWESI TENGAH),15,BANTUL (YOGYAKARTA),4,BANYUASIN (SUMATERA SELATAN),2,BATAM (KEPULAUAN RIAU),7,BATUBARA (SUMATERA UTARA),19,BEKASI (JAWA BARAT),1,BENER MERIAH (ACEH),28,BENGKALIS (RIAU),24,BENGKULU TENGAH (BENGKULU),2,BERAU (KALIMANTAN TIMUR),4,BERITA DUKA,1,BIMA (NUSA TENGGARA BARAT),6,BINTAN (KEPULAUAN RIAU),1,BIREUEN (ACEH),1,BITUNG (SULAWESI UTARA),32,BOGOR (JAWA BARAT),5,BOYOLALI (JAWA TENGAH),1,CILEGON (BANTEN),1,DELI SERDANG (SUMATERA UTARA),5,DENPASAR (BALI),2,DOMPU (NUSA TENGGARA BARAT),10,DPRD Kampar,9,DPRD SIAK,1,DUMAI (RIAU),9,EKONOMI,7,EMPAT LAWANG (SUMATERA SELATAN),1,GALERI FOTO,9,GALERI FOTO (DPRD KAMPAR),1,GAYO LUES (ACEH),4,GORONTALO UTARA (SULAWESI UTARA),1,GUNUNGSITOLI (SUMATERA UTARA),1,HUKRIM,1373,HUKUM,341,INDRAGIRI HILIR (RIAU),1,INDRAGIRI HULU (RIAU),55,INFOTORIAL,481,INTERNASIONAL,1,JAKARTA,129,JAYAPURA (PAPUA),18,KAMPAR,558,KAMPAR (RIAU),1978,KARANGANYAR (JAWA TENGAH),1,KARO (SUMATERA UTARA),1,KEEROM (PAPUA),5,KEPULAUAN MERANTI (RIAU),3,KEPULAUAN YAPEN (PAPUA),3,KERINCI (JAMBI),9,KESEHATAN,1,KISARAN (SUMATERA UTARA),2,KUANSING (RIAU),7,KULINER,2,KUPANG (NUSA TENGGARA TIMUR),1,LABUAN BAJO (NUSA TENGGARA TIMUR),1,LABUHANBATU (SUMATERA UTARA),384,LABUHANBATU SELATAN (SUMATERA UTARA),16,LABUHANBATU UTARA (SUMATERA UTARA),61,LAHAT (SUMATERA SELATAN),11,LAMPUNG BARAT (LAMPUNG),3,LAMPUNG TENGAH (LAMPUNG),1,LAMPUNG UTARA (LAMPUNG),102,LANGSA (ACEH),1,LHOKSEUMAWE (ACEH),11,LHOKSUKON (ACEH),3,LOMBOK BARAT (NUSA TENGGARA BARAT),40,LOMBOK TENGAH (NUSA TENGGARA BARAT),78,LOMBOK TIMUR (NUSA TENGGARA BARAT),567,LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT,502,LOMBOK UTARA (NUSA TENGGARA BARAT),4,LUBUKLINGGAU (SUMATERA SELATAN),1,MAKASAR (SULAWESI SELATAN),1,MANGGARAI (NUSA TENGGARA TIMUR),1,MANGGARAI BARAT (NUSA TENGGARA TIMUR),1,MANGGARAI TIMUR (NUSA TENGGARA TIMUR),13,MATARAM (NUSA TENGGARA BARAT),84,MEDAN (SUMATERA UTARA),22,MERANGIN (JAMBI),3,METRO (LAMPUNG),2,MUARA ENIM (SUMATERA SELATAN),896,MUSI BANYUASIN (SUMATERA SELATAN),998,MUSI RAWAS (SUMATERA SELATAN),1,MUSI RAWAS UTARA (SUMATERA SELATAN),1,MUSIRAWAS UTARA (SUMATERA SELATAN),1,NAGAN RAYA (ACEH),2,NASIONAL,49,NIAS (SUMATERA UTARA),10,NIAS SELATAN (SUMATERA UTARA),2,NIAS UTARA (SUMATERA UTARA),1,OGAN ILIR (SUMATERA SELATAN),1,OGAN KOMERING ULU (SUMATERA SELATAN),1,OKU SELATAN (SUMATERA SELATAN),6,OLAHRAGA,10,OPINI,12,PADANG (SUMATERA BARAT),2,PADANGSIDIMPUAN (SUMATERA UTARA),2,PALEMBANG (SUMATERA SELATAN),54,PALI (SUMATERA SELATAN),1,PANDEGLANG (BANTEN),2,PAPUA,1,PARIAMAN (SUMATERA BARAT),1,PEKANBARU (RIAU),333,PELALAWAN (RIAU),388,PEMATANG SIANTAR (SUMATERA UTARA),174,PESAWARAN (LAMPUNG),3,PESISIR BARAT (LAMPUNG),30,PIDIE (ACEH),1,POLITIK,1,PULAU TALIABU (MALUKU UTARA),35,PURWAKARTA (JAWA BARAT),3,ROKAN HILIR (RIAU),1380,ROKAN HULU (RIAU),401,SAMOSIR (SUMATERA UTARA),4,SEMARANG (JAWA TENGAH),1,SEOUL (KOREA SELATAN),1,SERANG (BANTEN),3,SIAK (RIAU),748,SIANTAR (SUMATERA UTARA),12,SIMALUNGUN (SUMATERA UTARA),601,SLEMAN (YOGYAKARTA),1,SRAGEN (JAWA TENGAH),1,SUBUSSALAM (ACEH),3,SUKABUMI (JAWA BARAT),1,SUMBAWA (NUSA TENGGARA BARAT),42,SURABAYA (JAWA TIMUR),1,SURAKARTA (JAWA TENGAH),1,TANGERANG (BANTEN),3,TANGGAMUS (LAMPUNG),18,TANJUNG BALAI ASAHAN (SUMATERA UTARA),79,TANJUNG PINANG (KEPULAUAN RIAU),1,TANJUNGBALAI (SUMATERA UTARA),5,TAPANULI SELATAN (SUMATERA UTARA),2,TAPANULI UTARA (SUMATERA UTARA),2,TEBING TINGGI (SUMATERA UTARA),1,TERNATE (MALUKU UTARA),1,TOBA (SUMATERA UTARA),3,TULANG BAWANG (LAMPUNG),11,WAINGAPU (NUSA TENGGARA TIMUR),1,WAY KANAN (LAMPUNG),358,YOGYAKARTA,2,
ltr
item
kompaspos: Terkait Kasus Korupsi Bupati Labura, KPK Periksa 11 Saksi di Mapolres Asahan
Terkait Kasus Korupsi Bupati Labura, KPK Periksa 11 Saksi di Mapolres Asahan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUGLX0thHvQcBVvMol9MPf8IXuRc1bBVYfcCTy5Ng2mfy2oaQTx8lmEIUtdO5r4tEJVExw5SWykb664oKDqLcchprMolMo-7j_fn5gX1dmPOu0Dl7wXvq6orfVVT-l56nL4UFxmOevsjX7/s320/IMG-20201112-WA0084.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUGLX0thHvQcBVvMol9MPf8IXuRc1bBVYfcCTy5Ng2mfy2oaQTx8lmEIUtdO5r4tEJVExw5SWykb664oKDqLcchprMolMo-7j_fn5gX1dmPOu0Dl7wXvq6orfVVT-l56nL4UFxmOevsjX7/s72-c/IMG-20201112-WA0084.jpg
kompaspos
https://www.kompaspos.com/2020/11/terkait-kasus-korupsi-bupati-labura-kpk.html
https://www.kompaspos.com/
https://www.kompaspos.com/
https://www.kompaspos.com/2020/11/terkait-kasus-korupsi-bupati-labura-kpk.html
true
4853056688610248325
UTF-8
Loaded All Posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy