SIMALUNGUN (SUMATERA UTARA), KOMPASPOS.COM - Manejemen PTPN III Unit Kebun Bangun melakukan sosialisasi terhadap para penggarap yang selama...
SIMALUNGUN (SUMATERA UTARA), KOMPASPOS.COM - Manejemen PTPN III Unit Kebun Bangun melakukan sosialisasi terhadap para penggarap yang selama ini sudah menguasai lahan seluas 126 hektar milik PTPN III Kebun Bangun. Lahan yang berada di Kelurahan Bahsorma dan Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar itu rencananya akan ditanami kembali dengan kelapa sawit.
Sosialisasi yang melibatkan TNI, Polres Siantar, Pemko Siantar dan penggarap rencananya akan dilakukan di Kantor Afdeling IV. Namun, hingga sore hari para penggarap tidak datang sesuai undangan.
Untuk menyelesaikan permasalahan yang sudah lama terjadi ini, PTPN III didampingi TNI dan Polri melakukan sosialisasi dengan membagikan selebaran himbauan untuk pengosongan lahan serta menerima suguh hati atau tali asih yang sudah disiapkan PTPN III. Selain selebaran, PTPN III juga melakukan sosialisasi dengan cara berkeliling ke areal yang sudah dikuasai masyarakat seraya mensosialisasikan dengan pengeras suara.
Asisten Personalia Kebun (APK) PTPN III unit Kebun Bangun, Doni Manurung mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa pihaknya akan mengambilalih lahan yang sudah dikuasai masyarakat ini. "Kita akan lakukan pendekatan secara kemanusiaan dan humanis, kita juga menyediakan empat posko untuk pemberian suguh hati atau tali asih kepada para penggarap. Bila tidak diindahkan kita akan melakukan tindakan tegas. Karena lahan yang selama ini dikuasai masyarakat adalah lahan yang status HGU-nya aktif," katanya.
Untuk lahan yang nantinya akan diambil alih. Perusahaan berencana akan melakukan penanaman ulang dengan pohon kelapa sawit sebagaimana komoditi unggulan perusahaan plat merah ini.
"Indonesia akan menjadi negara penghasil minyak CPO terbesar. Untuk mendukung program pemerintah itu, maka kita akan kembalikan lahan ini menjadi lahan produktif dengan menanam pohon kelapa sawit," ujarnya, Jumat (14/10/2022) sore.
Ia berharap agar masyarakat dapat bekerjasama dan menerima suguh hati yang diberikan oleh perkebunan.
"Sosialisasi akan dilakukan hingga hari Senin mendatang. Kita harap masyarakat yang saat ini menguasai lahan ini supaya mengosongkan lahan serta bangunan dan juga menerima suguh hati yang kita siapkan," pungkasnya.
Penulis : Zico

COMMENTS